Kasih dan Benci

23 Mei 2011 at 5:54 pm (Yang Lain)

Mengapa orang2 yg dlu pernah dekat denganku skrg lebih sring melihat bahkan memperpanjang kesalahan yang kulakukan drpd kebaikan dan semua kenangan yg terjadi diantara kami? Kini jawabannya telah kutemukan!!

KASIH : Tiada batas untuk memaafkan, namun tiada takut untuk mengatakan kesalahan. Melihat kesalahan orang adalah sebagai kesalahan dirinya. Melihat setiap makhluk adalah bagian dari dirinya. Tidak pernah merasa yang paling benar tepai selalu ingin membenarkan diri.

BENCI : Membatasi diri untuk memaafkan, mengatakan kesalahan dan selalu melihat kesalahan orang lain sebagai cara untuk menghakimi. Selalu merasa dirinya yang paling benar dan melihat orang lain yang berbeda sebagai musuhnya, sehingga tiada kesempatan untuk membenari dirinya.

Kasih adalah bagai pelita yang menerangi kegelapan, sedang benci adalah bagaikan kegelapan yang menutupi terangnya kehidupan.

Di dalam hati yang mengasihi terdapat kehidupan, sedangkan di dalam kebencian hanya terdapat jalan menuju kematian.

Di dalam hati yang mengasihi terdapat kedamaian, sedangkan di dalam kebencian hanya ada kekacauan.

Hati yang mengasihi, luasnya bagaikan cakrawala dan dalamnya bagaikan samudra, sedang hati yang membencinya sempitnya tiada terkira sehingga menyesakkan dada.

Hari ini, silakan memilih, apakah dirimu akan mengisi hidupmu dalam kebencian atau mengasihi, hanya engkau yang bisa memutuskan.

Semoga Bermanfaat

sumber : http://lifestyle.kompasiana.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: